Rabu, 29 September 2010

saat senja itu datang

mentari seakan telah lelah menerangi dunia hari ini,
hingga serasa cepat ingin kembali ke peraduannya..
mungkin di antara kita tak sempat berucap 'terima kasih' padanya..
yang ada hanyalah mengomentarinya,
"woh puanas e.....!!!"


manusia,
kerjaannya hanya mengeluh, ngomel, dan sebagainya..
namun itulah sifat manusia..
namun apakah sifat itu tidak bisa dirubah??
semuanya, kembali ke diri kita masing-masing..


#
sebenarnya bukan itu yang mau tak tulis tu,,eh malah yang keluar itu,,,
yah dianggap sajha sebagai pengantar,,,
kalo dalam pengajian di sebut sebagai iftitah...hhe
niatan awal sih mau nulis tentang langit senja yang ada kalanya merah merona..
sering tak buat nulis status juga soalnya..
ya, karna aku suka itu..
suka dalam artian aku kagum dengan itu...
kagum dengan keindahnnya..
di lain hal, dengan sebutan itu pula aku kagum...
saat senja itu datang, aku slalu ingat akan hal itu...
mungkin tak sekarang aku menuliskannya..
semoga besok aku diperkenankan..

'300910'

Rabu, 14 Juli 2010

harapanku hari ini

fajar mulai menerangi hari ini, dikala embun serasa menetes sampai ke relung jiwa yang
terdalam...sepi dan serasa tak kan ada kehidupan di pagi ini...
namun semua itu terpecah dikala surya meninggalkan peraduannya...untuk kembali memberi kehidupan di dunia ini..
tak ada kata-kata selain syukur atas nikmat-Nya atas semua ini...
aku kembali hidup setelah beberapa waktu pergi ke negeri kapuk..
banyak harapanku untuk memulai hari ini,
banyak impianku yang telah terajut dalam angan dan menanti untuk menjadi kenyataan,,,
namun kembali lagi, bahwa manusia hanya bisa bermimpi dan berharap..
tapi tak apa, bermimpi setinggi bintang itu boleh saja..itupun kata orangorang..
bahkan ada juga yang mengatakan gantungkan mimpimu di atas bintang..
trus bagaimana mengambilnya kalau digantung di bintang?? astronot aja baru samapi bulan..

bodo amat mikirin yang kaya' gitu.
lebih baik aku kini merangkai semua impianku, dan berharap agar salah satu dari impianku itu terkabul di hari ini..
ya...diantara mimpi-mimpiku adalah bertemunya aku dengan dia..
entah dia siapa akupun bingung...yang pasti dia adalah seseorang yang kelak ada bersamaku,,,
itulah satu diantara impianku dan kupanjatkan doa atas-Nya...
dan harapanku hari ini adalah..

aku ada karena "dirimu" dan diri-Nya

Rabu, 17 Maret 2010

aku yang ada saat ini

mungkin aku hanyalah sebuah tiang pancang yang hanya menunjuk langit,
dengan beralaskan pasir yg kering dan lembut..
mungkin saja jikala angin menghembusku, aku akan roboh..
namun aku slalu berusaha untuk tetap tegar berdiri,
meski hujan, angin slalu manyapaku..


mungkin aku hanyalah seorang bayi,
bayi yang yatim piatu..
tak pernah aku mengerti siapa yang tlah menjadikan aku ada..
aku kini sendiri,
diterpa dengan segala kesewenang-wenangan hidup..
mereka hanya berdiri, memandang, dan mencaci,
karna aku tak bisa apa-apa...
mereka tak tahu apa yang ada pada diriku..
aku hidup sendiri,
tak tahu aku harus belajar dari siapa..
orang tua pun tak aku punya,,
namun aku mencoba untuk melihat di setiap sisiku..
yang aku bisa kini baru merangkak,
dan impianku adalah
aku bisa berdiri, berjalan, dan yang terkhir adalah berlari..
namun apa daya jika aku hanya bermimpi sendiri,
yang ada hanya ketidakpastian yang berlarut..

kini,
ketika aku sedang dicaci oleh mereka
yang slalu melihat keatas,
dengan dipamerkannya dagunya yang memanjang,
yang tak tahu rumput yang sedang tumbuh dibawahnya,
aku hanya bisa tersenyum..
tersenyum dengan hati yang berteriak,
sekeras-kerasnya...
ingin rasanya jika aku sudah bisa bicara,
memakinya, mensumpah serapahinya,
dan yang terkhir adalah menguburnya..
jika pun dibolehkan untuk bicara dengan mereka,
aku akan bertanya..
mengapa mereka lari dari semuanya,
mengapa mereka berkata-kata dalam keadaan mereka seakan "berkuasa"..
muak rasanya aku mendengar, melihat, apalagi bertemu..
serasa berontak semua anggota tubuh ini atasnya...


terakhir,
tak ada orangtua pun tak apa,
asal segenap nyawa dan perangkat tubuhku berfungsi..
tak ada orangtua pun tak apa,
asal aku masih bisa belajar dari setiap apa yg bisa aku lihat...
tak ada orangtua pun tak apa,
asal langit masih menmpakkan birunya,
mimpi-mimpiku masih bisa untuk diwujudkan...
yang jelas,

TANPA ADANYA MEREKA